Kodim Temanggung Digenjot Latihan Taktis Tanggap Bencana

    Kodim Temanggung Digenjot Latihan Taktis Tanggap Bencana
    Pabandya Lat Sopsdam IV/Diponegoro, Letkol Inf FX Agus Wahyu, bersama Pasi Latihan Korem 072/Pamungkas, Mayor Arm Ari Imam Setiawan, tim ini mengemban tugas penting: memastikan standar prosedur operasi (SOP) prajurit di lapangan tak hanya terpenuhi, tetapi mencapai level tertinggi, Jumat (08/05/2026)

    TEMANGGUNG-Menghadapi kerawanan alam yang kompleks, Kodim 0706/Temanggung tak tinggal diam. Seluruh personelnya kini digembleng dalam latihan taktis penanggulangan bencana alam, sebuah upaya krusial untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi ancaman. Latihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan penajaman naluri tempur sekaligus kemanusiaan yang seimbang.

    Kegiatan Pengendalian dan Pengawasan Latihan (Waslat) Teknis dan Taktis Blok Penanggulangan Bencana Alam TA 2026 yang digelar di Aula Sarwo Guno Makodim 0706/Temanggung pada Jumat (8/05/2026) menjadi saksi bisu komitmen tersebut. Tim pengawas dari Kodam IV/Diponegoro dan Korem 072/Pamungkas hadir langsung untuk memastikan setiap prajurit siap tempur di garis depan kemanusiaan.

    Dipimpin oleh Pabandya Lat Sopsdam IV/Diponegoro, Letkol Inf FX Agus Wahyu, bersama Pasi Latihan Korem 072/Pamungkas, Mayor Arm Ari Imam Setiawan, tim ini mengemban tugas penting: memastikan standar prosedur operasi (SOP) prajurit di lapangan tak hanya terpenuhi, tetapi mencapai level tertinggi. Mereka disambut hangat oleh Dandim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han.

    Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., menegaskan pentingnya latihan ini sebagai tolok ukur kompetensi prajuritnya. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran tim pengawas yang menjadi audit langsung bagi kesiapan pasukannya. "Kami menyambut baik kehadiran Tim Waslat dari Kodam dan Korem. Ini adalah bentuk audit kompetensi bagi prajurit kami. Di Temanggung, ancaman bencana bisa datang kapan saja. Oleh karena itu, kemampuan teknis dan taktis dalam penanggulangan bencana adalah 'senjata' utama kami untuk meminimalisir kerugian, baik personel maupun materiil di masyarakat, " tegasnya.

    Sementara itu, Letkol Inf FX Agus Wahyu menekankan pentingnya relevansi materi latihan dengan kondisi nyata di lapangan. Ia mengapresiasi kesungguhan Kodim Temanggung dalam menyelenggarakan latihan blok ini, melihatnya sebagai langkah strategis untuk mengasah kemampuan prajurit.

    "Latihan Teknis dan Taktis ini bertujuan agar setiap prajurit tahu siapa melakukan apa. Kita tidak ingin saat terjadi bencana, koordinasi menjadi kacau. Hasil pantauan kami hari ini menunjukkan dedikasi yang tinggi dari personel Kodim 0706/Temanggung. Kita harus terus mengasah insting dan sinergi, karena dalam penanggulangan bencana, waktu satu detik sangatlah berharga untuk menyelamatkan nyawa, " ujar Letkol Inf FX Agus Wahyu.

    Dengan pengawasan ketat ini, diharapkan profesionalisme prajurit Kodim 0706/Temanggung terus terasah, siap memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Temanggung dalam menghadapi segala bentuk bencana.

    kodim temanggung latihan bencana kodam diponegoro prajurit tanggap bencana mitigasi bencana keamanan wilayah
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Tinjau Progres TMMD ke-128, Tim Wasev Korem...

    Artikel Berikutnya

    Gotong Royong TNI-Rakyat Percepat Jembatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Insiden Ledakan di Luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Intan Jaya
    Jelang Sertijab, Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Apel Luar Biasa
    Pangdam IV/Diponegoro Perkuat Pendam dengan Kamera Profesional dan Seragam Tactical Office Modern
    TNI AD Perkuat Ketahanan Sosial Hadapi Krisis Global dan Kemarau Ekstrem
    Buka Bazar UMKM, Pangdam III/Siliwangi:  Ini Wujud Kepedulian Kodam kepada Prajurit, ASN, dan Masyarakat

    Ikuti Kami