TEMANGGUNG-Senin, 13 Mei 2026, menjadi saksi bisu langkah awal monumental di Desa Selosabrang, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung. Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., hadir membawa visi strategis yang tak hanya mengukuhkan kedaulatan bangsa, tetapi juga berjanji menyentuh langsung denyut nadi kesejahteraan masyarakat.
Dalam sebuah audiensi yang hangat dan penuh kekeluargaan di Kantor Desa Selosabrang, Dandim Hermawan Adi Nugroho tak hanya berdiri sebagai perwakilan TNI, namun juga sebagai tetangga yang ingin berdialog, menjemput restu dan harapan dari setiap warga. Bersama jajaran Pemerintah Daerah, Perhutani, kepolisian, dan tokoh masyarakat setempat, ia membuka tabir rencana pembangunan Batalyon Teritorial (YTP) yang kelak akan menjadi garda terdepan pertahanan sekaligus motor penggerak kemajuan daerah.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa keberadaan Batalyon Teritorial ini akan menjadi aset bersama. TNI hadir untuk menjaga keamanan sekaligus mendorong kemajuan daerah, ” tegas Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., dalam arahannya. Ia memaparkan bahwa pembangunan ini merupakan bagian integral dari program strategis TNI Angkatan Darat untuk memperkuat pembinaan teritorial dan meningkatkan kesiapsiagaan satuan. Namun, lebih dari sekadar urusan pertahanan, Dandim menekankan potensi luar biasa yang akan digali dari pembangunan ini.

“Pembangunan Batalyon Teritorial ini bukan semata-mata untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga diharapkan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi lokal, maupun terbukanya peluang usaha dan lapangan pekerjaan, ” ungkap Dandim. Ia menjanjikan proses pembangunan yang mengedepankan musyawarah, transparansi, dan selalu membuka telinga lebar-lebar untuk setiap aspirasi masyarakat.
Kepala Desa Selosabrang, Eko Hartoyo, menyambut inisiatif ini dengan tangan terbuka dan hati yang bangga. Ia melihat ini sebagai sebuah kepercayaan besar yang diberikan kepada desanya. “Kami merasa bangga karena Desa Selosabrang dipercaya menjadi lokasi pembangunan Batalyon Teritorial. Harapan kami, program ini dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat dan mendorong perkembangan wilayah Bejen, ” ujarnya penuh harap. Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa komunikasi terbuka dan kolaborasi adalah kunci utama mewujudkan pembangunan yang berdampak positif.
Dukungan yang sama juga mengalir dari unsur Perhutani dan Forkopimcam Bejen, yang menyatakan kesiapan mereka untuk bersinergi, tentu dengan tetap menjaga koridor administrasi, kelestarian lingkungan, dan kepentingan utama masyarakat. Kehadiran Danramil 14/Bejen Kapten Inf Muhson, Camat Bejen Sariyanto, S.Sos., Komandan Unit Intel Kodim 0706/Temanggung Letda Inf Budiyanto, Asper KRPH Candiroto Joko S., serta perwakilan Polsek Bejen, semakin mengukuhkan komitmen bersama demi terwujudnya rencana strategis ini.
Audiensi yang berlangsung pada Rabu (13/5/2026) ini tak hanya sekadar pertemuan formal, namun lebih merupakan jalinan silaturahmi yang mengikat erat antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Ini adalah permulaan dari sebuah perjalanan panjang yang diyakini akan membawa kesejahteraan dan keamanan yang lebih baik bagi seluruh warga Temanggung, menjadikan Desa Selosabrang sebagai simbol sinergi yang kokoh.

Updates.